Hai… hai…

Aku mau cerita nih soal kucingku, sebenarnya aku sudah punya banyak kucing, tapi ya gitu, kucingnya bukan kucing persia, angora atau apalah kucing – kucing yang luar negeri punya.

Kucingku itu kucing jawa biasa, tapi sejawa – jawa kucing bagiku semua kucing itu lucu. Begitu juga dengan kucingku yang satu ini. Aku pertama kali ketemu dia saat peringatan 1000 harinya nenekku. Nggak tahu kenapa nih kucing tiba – tiba datang ke rumah. Secara di rumah lagi banyak orang gitu, eh… dia dengan santainya tidur di bawah ranjang belakang rumah yang sudanh nggak terpakai.

Awalnya semua orang mengusir dia, termasuk bu dheku yang notabene suka kucing juga. Nggak salah juga sih, orang di rumah kan lagi sibuk – sibuknya siapin ini itu, eh… si kucing tiba – tiba dateng tanpa permisi minta di belai. Aku, adikku dan sepupuku langsung menyimpan dia di tempat yang tepat agar nggak ditemuin bu dheku, soalnya bu dhe berencana mau membuangnya. Kita taruh kucing di rumah sepupuku. Kiat kasih makan dia, kita mandiin.

Setelah acara di rumah selesai, kucing itu datang lagi ke rumah. Bu dhe heran, ini kucing kenapa nampang disini lagi. Tahulah ya kita, gimana kucing mencari perhatian orang, dia selalu nempeeeel aja kemanapun bu dheku pergi. Orang yang menjaganya selama 2 hari ini kan aku, adikku sama sepupuku, eh… nggak tahunya dia capernya (cari perhatian0 sama bu dhe. uhh… Awalnya sebel! Tapi setelah dipikir – pikir pintar juga dia mengambil hati bu dhe. Hasilnya…. dia boleh tinggal di rumah kita.

Bu dhe bilang gini “ealah… kucing ini lho, udah tahu mau di usir tapi kok ngikut aja!”. Hehehe…. lucu ya.

Akhirnya kucing itu kita kasih nama “MONIQUE”. Jangan tanya kenapa kita kasih nama itu. Soalnya kita juga nggak tahu, tiba – tiba aja tercetus nama itu. Dia datang ke rumah sekitar tahun 2006. Sekarang dia masih bersama kita. Kucingku…